Soulmate Class 2013



Narapatih Center mempersembahkan
Soulmate Class 2013

Masih Jomblo?

Ato sudah punya tapi ga yakin menjadi pasangan hidup?
Ato ga mau dijadikan pasangan hidup
Ato masih bingung menentukan karakter pasangan ?
Ato jangankan untuk pasangan hidup, cari pacar aja susah
Sering ditolak orang yang kita suka
Ato menolak tanpa sebab.

Mau curhat malu, mau konsultasi bingung, mau terapi … apa yng salah yaa?

Ikuti Soulmate Class 2013

  • Membuka mental block diri yang menghambat aura dalam diri
  • Mencari dan memanggil soulmate impian diri
  • Mempermudah jalannya mencapai tujuan dalam menjalin hubungan/pacaran
Soulmate Class 2013, Khusus buat anda yang jomblo, belum memiliki pacar/pasangan

Hari/tanggal   : Kamis 21Februari 2013
Jam                  : 08.30 – 14.00 Wib
Tempat            : Orchid Room, lt 6 Ged JDC- Jakarta Desain Center, Jl. Gatot Subroto Jakarta Pusat
Trainer                        : Anisah Wheatley, psikolog, hypnotherapy, terapis, trainer, penulis:


  • Hug Your Soul (rekoneksi diri linear dengan jiwa)
  • Kajian Spiritualitas dan Cinta dalam Perkawinan (surat untuk suamiku tercinta)
  • Hatiku Tertambat di Ambarawa


Fee                  : Rp 1,650,000 (Hanya 30 peserta)
Info & pendaftaran  : Emma 08561076322

Artikel: CINTA

By Kirdi Putra

Mencintai apa yang telah terjadi, telah berlalu,
Mencintai apa yang akan terjadi, bisa terjadi,
dan yang terpenting adalah...
Mencintai apa yang kita peroleh, kita miliki, kita alami... saat ini
Saat ini...

Apa maksudnya?
Ya, banyak sekali orang yang mengatakan pada dirinya sendiri, bahwa
kalau saya sudah punya uang lebih, saya pasti bahagia...
kalau karir saya sudah lebih baik, pasti saya lebih tenang daripada sekarang...
dan masih banyak lagi kata-kata seperti itu

kenyataannya?
Adakah kepuasan diperoleh ketika mereka memperoleh lebih banyak uang?
Adakah kepuasan ketika karir menjadi lebih baik dari sebelumnya?
Akan muncul berbagai penghalang kebahagiaan, ketenangan, dan berbagai macam emosi positif, kapanpun... mengapa?
Karena kita memberi ”Syarat” pada kebahagiaan, ketenangan, dll. ”Syarat”? Ya, kita hanya bahagia, tenang, dll ketika kita sudah mengalami perbaikan dalam karir, keuangan, keluarga, dll, apakah itu bukan merupakan sebuah syarat? Dan coba tanyakan pada diri kita sendiri, ”syarat” yang kita tentukan itu tentu saja sulit sekali untuk tercapai, setiap kali kita mencapai titik yang kita tentukan, selalu timbul masalah lain yang baru (karena begitulah yang namanya kehidupan, selalu penuh dengan masalah dan solusinya, benar?).
Nah, ketika kita mencapai suatu titik yang kita inginkan dalam kehidupan (keuangan, karir, rumah tangga, hubungan, dll), dan baru kita melihat dan merasakan masalah di titik tersebut, maka akan muncul ”syarat” baru untuk pencapaian ketenganan, kebahagiaan,dll tersebut.
Lalu kapan kita bahagia?
Sebenarnya ada cara supaya kita bisa bahagia selalu, tenang selalu, yaitu dengan mencintai apa yang sedang dan telah kita lakukan.
Mencintai? Maksudnya?
Begini, ketika kita bisa mencintai apapun kondisi kita saat ini, dan apapun yang telah terjadi pada diri kita di masa lalu, itu adalah suatu bentuk keiklasan. Masuk akal bukan, ketika kita iklas untuk apapun yang telah, sedang, dan akan terjadi, maka kita merupakan manusia yang punya kecenderungan untuk bebas dari rasa stress dan depresi yang merusak?
Nah, banyak yang mengatakan ”iklaskan” berbagai hal di masa lalu maupun yang sedang menimpa diri kita saat ini.
Pertanyaan penting, mudahkah mengiklaskan sesuatu hal yang mengakibatkan sebuah kerugian, kegagalan, atau beban emosi pada diri kita?
Mudahkah mengiklaskan sesuatu ketika kita harus kehilangan sesuatu atau seseorang yang kita cintai?
Mudahkah mengiklaskan sesuatu ketika kita mengalami sebuah bekas yang tidak menyenangkan, melekat pada ingatan dan bahkan fisik kita seumur hidup?
Jawaban yang biasanya diberikan, TIDAK...
Salah satu cara untuk mengubah jawaban tersebut menjadi ”tidak mudah, tapi bisa, dan ada yang bisa kita pelajari dari situ” adalah:
Mengisi hari-hari dengan cinta,
Mencari apa yang bisa kita cintai dari pekerjaan yang kita lakukan, dengan melakukan hal yang sama, dengan cara yang ”agak” berbeda...
Mencari bentuk mencintai dari sisi yang lain, untuk pasangan kita yang sudah lama bersama kita, sehingga seringkali rutinitas kita anggap membuat rasa cinta kita perlahan-lahan memupus. Yang terjadi adalah, ketika kita terbiasa akan suatu hal, kita tidak lagi menganggap hal itu istimewa (walaupun sebetulnya tetap istimewa, biasanya kita rasakan begitu kita kehilangan). Coba lihat pasangan dengan cara yang berbeda, berkomunikasi dengan cara yang juga berbeda...
Mencintai apapun masalah, musibah, kesulitan, dan tantangan yang terjadi pada diri kita, baik yang sudah maupun sedang terjadi... karena ini semua adalah sebuah cara untuk membuat kita lebih dewasa, dan mampu untuk menemukan kebahagiaan2 baru dalam hidup kita di depan... Apakah kita terus bersedih atau bersusah hati, kalau seandainya, kita sudah mengetahui bahwa apapun yang terjadi pada diri kita, ada maksudnya? Dimana maksudnya itu adalah untuk kita mampu mencapai TUJUAN yang pernah kita impikan atau minta dalam doa kita?
Apapun yang sudah lewat di masa lalu kita tidak akan mampu menjadi sarana percepatan kita mencapai TUJUAN yang kita inginkan, kalau kita hanya menyesali dan menyimpan perasaan bersalah, bahkan amarah. Kalau kita ingin TUJUAN kita lebih cepat tercapai, cari tahu mulai dari sekarang, ”kenapa ya, kita mengalami kejadian itu?”, atau ”apa ya yang bisa saya dapat dari peristiwa itu?”
Mulai belajar mencintai apapun yang sedang kita lakukan, dan melakukan apa yang kita cintai, hari demi hari... Bagaimana? Temukan aspek2 baru yang bisa kita lihat, dari pekerjaan, hubungan dengan istri/suami, dengan anak, dengan teman, karir, dll. Ingat, pekerjaan kita akan tetap seperti itu, keluarga kita akan tetap seperti itu, dll apabila kita tetap menjalani semua itu dengan cara yang sama, dengan perasaan dan pola pikir yang sama.
Love What You Do, Do What You Love
Be Spontaneous, lakukan sesuatu dengan cara yang berbeda hari ini. Renungkan, dan temukan rasa cinta baru dalam hidup kita. (contoh: daripada hari ini naik lift ke kantor, coba tangga darurat, capek? Iya, tapi coba temukan inspirasi apa yang kita dapat. Tentang kesehatan, lingkungan, dll. Pasti dapat sesuatu? Anda yang menentukan).
Jadi, mencintai itu mudah? Mudah, yang sulit adalah menemukan apa yang bisa kita cintai, apa yang bisa kita pandang dengan cara yang berbeda hari ini.
Selamat menemukan cinta di hari ini…

Kirdi Putra, CHI, CHt.
Professional Personal Coa
(Professional Hypnotherapy, NLP, Spiritual Enhancement Program, etc)
Hypnosis Training Institute of Indonesia (HTII)
Phone. 08561076322
http://htii.blogspot.com/
For things to change, I have to change

Anak VS Orang Tua, Siapa yang Salah?


Membentuk keluarga ideal, membangun jembatan komunikasi antara orang tua dan anak

Anda pasti tahu bahwa banyak sekali problematika yang terjadi di antara hubungan antara orang tua dan anak. Dari permasalahan seputar kemalasan sekolah, susah konsentrasi, sampai pada penggunaan obat-obatan terlarang. Anda tahu bahwa terkadang hanya diperlukan cara yang sederhana untuk mengatasi permasalahan ini?

Kita tahu bahwa permasalahan seputar orang tua dan anak terkadang membingungkan, siapa yang salah? Pertanyaan seperti inilah yang seringkali justru membuat masalahnya semakin besar dan sulit untuk dipecahkan. Mengapa? Karena terkadang kita justru terfokus pada siapa yang salah, dibandingkan mencoba untuk mencari apa yang perlu diubah, dan siapa yang perlu melakukannya.

Sebenarnya kita semua memiliki potensi yang luar biasa besarnya, tetapi lingkungan lah yang memberikan peranan besar dalam membentuk karakter dan citra diri kita ketika kita beranjak dewasa. Seorang anak merupakan hasil dari program yang ditanamkan oleh orang tuanya. Perbuatan yang dilakukan oleh anak tersebut ketika ia masih kecil maupun ketika ia beranjak dewasa, merupakan hasil dari program yang diberikan oleh orang tuanya, baik secara sadar maupun tak sadar. Terlihat dengan jelas bahwa apapun yang dilakukan oleh orang tua akan berpengaruh langsung, baik yang disampaikan secara langsung (verbal) maupun tidak langsung (non-verbal).

Contoh dari sering terjadinya kesimpangsiuran program yang diterima oleh seorang anak adalah seperti kasus berikut. Sebut saja Lisa (6 tahun), saat ini dalam kondisi gundah. Seringkali kedua orang tuanya mengajarkan untuk tidak berbohong, bahwa berbohong itu merupakan hal yang tidak baik dengan berbagai macam dalih, dari agama sampai kepantasan. Tetapi yang terjadi saat ini, kedua orang tuanya pula lah yang juga terkadang menunjukkan perilaku yang sangat bertolak belakang dengan apa yang mereka sendiri sampaikan. Pernah suatu ketika, saat Lisa menerima sebuah telepon dari rekan kerja ayahnya, dan ia bergegas menyampaikannya pada ayahnya. Ayahnya berkata, “Kamu bilang aja, Ayah sedang nggak ada di rumah ya sayang, bilang aja gitu…” Beberapa hal sejenis yang bertentangan terjadi semakin membuatnya bingung mengenai nilai-nilai yang akan dan harus dianutnya. Hal ini berproses di dalam pikiran Lisa, dan terkadang memberikan hasil yang sama sekali baru, seperti “Kalau gitu, aku belum boleh berbohong sekarang, tetapi kalau sudah gede, aku boleh bohong…” pikir Lisa. Kapan Lisa akan mulai berbohong? Ketika dalam pikirannya sudah ada asumsi bahwa saat itu dia sudah beranjak dewasa.

Banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa anak sepenuhnya adalah produk dari diri mereka sendiri dan seringkali menimpakan sepenuhnya kesalahan pada si anak. Ada anak yang terjerumus ke dalam pergaulan yang negatif maupun obat-obatan terlarang, saat ini makin merasa tidak berharga karena seringkali orang tua kelewat protektif atau bahkan menyalahkan si anak secara berlebihan. Sehingga di dalam pikiran anak tersebut, hanya ada satu hal yang mampu membuatnya merasa nyaman, yaitu pergaulan atau obat-obatan tersebut.

Terlihat jelas di sini bahwa rasa sayang yang berlebihan mampu membuat si anak justru berada dalam posisi yang berlawanan. Tentu saja tidak ada orang tua yang bermaksud untuk mencelakakan anaknya, tetapi di lain pihak, seorang anak memiliki cara berpikir yang mungkin sangat berbeda. Perbedaan pola pikir inilah yang menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi yang efektif antara orang tua dengan anaknya merupakan hal yang sangat penting. Komunikasi akan menghasilkan hubungan yang harmonis, tetapi juga mampu menghasilkan sebuah jurang yang sangat dalam, dan yang terpenting adalah, itu semua merupakan pilihan kita sendiri.

Karena komunikasi merupakan kunci dari keharmonisan hubungan antara orang tua dan anak, terlebih lagi, merupakan hal yang terpenting dari jadi atau tidaknya ia seseorang di masyarakat, maka banyak aspek mengenai komunikasi yang seharusnya dipelajari dengan lebih mendalam. Ada banyak hal mengenai komunikasi yang menarik untuk dipelajari, baik komunikasi yang bersifat verbal maupun non verbal. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk meraih apa tujuan yang diharapkan. Metode komunikasi efektif, baik verbal maupun non verbal, secara sederhana dapat dipelajari dengan waktu yang relatif singkat. Komunikasi efektif yang dapat digunakan untuk berbagai macam aplikasi, seperti parenting (hubungan orang tua dengan anak), marketing, sampai pada Hypnosis (Western Hypnosis).

Jadi, apakah Anda termasuk orang tua yang ingin meningkatkan kualitas hubungan dengan anak Anda? Atau merasa bahwa ada suatu masalah dalam kehidupan anak Anda saat ini?

UCAPAN SELAMAT GUBERNUR DKI YANG BARU


HTII DAN NARAPATIH MIND AND MENTAL CLINIC

MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS DILANTIKNYA 

GUBERNUR DKI JAKARTA

H.JOKO WIDODO

(Jokowi)

DAN WAKIL GUBERNUR DKI JAKARTA

BASUKI TJAHAYA PURNAMA

(Zhong Wan Xie/Ahok)

SUKSES DAN SELAMAT BERTUGAS

Apakah Jahat Menggunakan Hypnosis untuk Keperluan Marketing?



Apakah Jahat Menggunakan Hypnosis untuk Keperluan Marketing?
(disadur dari artikel “Is Hypnotic Marketing Evil?” oleh Dr. Joe Vitale)


Dr. Joe Vitale adalah presiden dari Hypnotic Marketing, Inc., sebuah biro pemasaran Internet di Texas, adalah penulis berbagai buku, e-book, dan program audio bestseller. Ia telah menulis berbagai buku untuk American Marketing Association dan American Management Association. Selain itu, ia juga telah menciptakan software dan program belajar di rumah. Saat ini, Dr. Vitale tinggal di Hill Country di pinggiran Austin, Texas.
 

Ada beberapa orang yang menyatakan keberatannya dan berpendapat negative mengenai penggunaan hypnosis untuk keperluan marketing (hypnomarketing). Mereka berpendapat bahwa penggunaan hypnosis untuk keperluan marketing, mampu menghilangkan kemampuan seseorang untuk memilih. Jadi mereka beranggapan bahwa hal tersebut adalah sebuah tindakan yang jahat. Izinkan artikel ini menjelaskan beberapa hal pada kita semua:
1. Hypnosis tidak pernah menghilangkan pilihan dari seseorang
Kita tidak dapat diperintahkan dalam kondisi hypnosis, untuk melakukan sesuatu yang memang kita tidak mau lakukan ketika kita dalam kondisi sadar sepenuhnya. Sebagai bukti, tanyakan pada diri kita sendiri, apakah kita mau membeli apapun yang saya tawarkan. Mungkin tidak, tetapi kita tetap mampu menggunakan pikiran kita untuk memilih apakah akan membeli atau tidak, diluar dari penerapan “hypnotic linguistic” dari teknik marketing saya.

2. Hypnosis bukanlah sebuah perbuatan jahat.
Hypnosis sudah banyak digunakan oleh para dokter gigi, dokter, dan psikolog di banyak Negara di dunia untuk membantu banyak orang dalam meningkatkan kualitas dalam kehidupan mereka. Hypnosis juga telah di sahkan oleh asosiasi medis di Amerika (US) semenjak 1950an. Semua orang yang masih berpikir bahwa hypnosis adalah sebuah perbuatan jahat, adalah orang-orang yang masih terperangkap dalam pemikiran bahwa hypnosis merupakan sebuah ilmu yang bersifat mistik dan tradisional.

Jadi, apa itu sebenarnya hypnosis?
Definisi saya tentang hypnosis adalah segala sesuatu yang mampu menarik perhatian kita. Film atau buku yang bagus, merupakan salah satu tipe dari hypnosis. Begitu pula sebuah brosur penjualan yang baik, presentasi penjualan yang luar biasa, atau sebuah iklan televise yang sangat menarik. Disini saya tidak berbicara mengenai manipulasi pikiran. Saya bicara mengenai bagaimana untuk menghibur pikiran.
Brittney Spears, saya rasa cukup menghipnotis, tetapi tidak semua orang membeli albumya kan?
Dan Brown, penulis “Da Vince Code”, buku tersebut cukup menghipnotis, dan juga tidak semua orang membeli bukunya, bukan?
Harry Potter, sebuah fenomena yang luar biasa dalam dunia ini, tetapi sekali lagi, tidak semua orang membeli bukunya, kan?
Inti dari semuanya:
Hypnosis hanyalah salah satu alat (tools). Dengan hypnosis, kita tidak mengontrol pikiran orang lain dan tidak memberikan kekuasaan seperti Tuhan dalam mempengaruhi orang lain. Dalam marketing, hypnosis mampu memberikan keuntungan tambahan, tetapi jika kita menggunakannya untuk menjual produk yang buruk, maka tetap saja tidak akan membantu sama sekali.
Jika kita menjual produk yang etis dan berkualitas, yang mampu memberikan nilai tambah bagi orang lain, maka semua metode hypnosis untuk marketing (hypnmarketing) mampu membantu kita dengan luar biasa (Bantu orang lain dan tukar nilai tambah dengan nilai tambah yang lainnya). Kevin Hogan, salah seorang trainer hypnosis dan penulis beberapa buku, termasuk “Psychology of Persuasion” mengatakan:
“hypnosis membuat kehidupan semakin baik dalam banyak cara”
Hypnosis memberikan keuntungan pasti bagi seorang sales atau marketer untuk memenangkan persaingan, tetapi bukan untuk menang atas klien”
Kita ingin mempelajari hypnosis tertulis dan hypnosis untuk marketing karena mampu membantu kita untuk memperoleh perhatian. Semua itu juga membuat kita menjadi seseorang yang mampu berkomunikasi dengan lebih baik dengan orang lain.
Bukankah jika kita tidak memperoleh perhatian dan mampu untuk menggunakan perhatian dari orang lain, berarti kita tidak mampu melakukan penjualan bukan?
Dasar dari semua hypnosis untuk marketing dan hypnosis tertulis (written hypnosis) adalah memiliki pengetahuan mengenai Hypnotic Linguistic (bahasa yang menghipnotis).

Prespektif Mardigu Wowiek 1

Prespektif Mardigu Wowiek 1
 Menurut saya, hingga saat ini hipnotis masih di pandang sbelah mata, masih banyak yg menunggu karya2 positif hipnotis untukmenutupi ke negatifan hipnotis baik dari sisi criminal, pemahaman klenik dan alternative.

sebagian sobat mungkin belum mengetahui saya bahwa adalah salah satu pendiri HTII yg berdiri thn 4 juni 2004. Di kala itu hipnotis jauh lebih tidak di kenal. Mengadakan kelas public san...gat sulit dan dianggap aneh. Namun HTII pernah merasakan manisnya apa yg telah di tanam yaitu periode 2007 hingga 2010. Selama 3 tahun ini lebih dari 3000 alumni di cetak. Satu tahun bisa 40 kelas public diadakan dengan kelas selalu penuh.

Tahun 2011-2012 terjadi penurunan jumlah peserta dengan drastis dengan salah satu penyebab adalah ( dan patut disyukuri) banyaknya training yg diselenggarakan oleh banyak lembaga dan individu ditahun tersebut bahkan di tahun 2012 tercatat lebih 500 orang yg menyatakan dirinya adalah trainer hipnotis.

Dalam hukum pasar mudah kita menganalisa. Masuknya competitor adalah hal biasa mengurangi porsi kueh. Namun kalo pasar atau demand juga ikut naik maka kecilnya porsi kueh tidak akan mengurangi Turn over atau revenue bisnis. Melihat porsi mengecil dan revenue mengecil maka bisa dikatakan demand tetap atau mungkin turun?!

Maka sebagai pebisnis kami thn 2011 lebih memfokuskan ke terapi center. Kami membangun sarana dan melakuakn strategi baru. Dengan 7 terapi utama, ibu rani, mbak wulan, mas boy, kanga sep, kang ayi, pak rinto, mas kirdi kami ber operasi 7 hari seminggu.

Management ibu emma. Ada hal yg saya acungi jempol dalam strategi dagang yg manajemen narapatih lakuka terobosan. Yaitu terbukti 5-7 klien perhari adalah hal yg rutin dengan trend naik. Apa yg dilakukan?mrk melakukan corporate kontrak jangka panjang. Perusahaan mengirimkan karywannya yg bermasalah dengan mental/kejiwaan, brp sesipun, nanti di reimburse di bayar perusahaan di akhir bulan. Ternyata biaya terapi tersebut di bandingkan ke tidak produktifan karyawan masih kecil. Saat ini narapatih menjadi vendor dari 18 perusahaan. Dan setiap bulannya ada saja perusahaan baru kontrak kerjasama. Mdh2an sedikit info ini bs menjadi masukan rekan2 pebisnis lainnya. Mari bertumbuh bersama.

KENALI 88 % POTENSI DASYAT PIKIRAN ANDA



KENALI 88 % POTENSI DASYAT PIKIRAN ANDA

Dengan mudahnya orang mengatakan "Tutup Mata Tidur"
Atau " Kalo anda melihat api maka tertidur"
Bahkan " Anda akan berkata jujur bila setelah hitungan ke 3"

Heeemmmmm Apa benar seperti itu?

Dapatkan jawabannya di Publik Seminar, bersama:  ASEP RIDWAN, dari Narapatih Center - HTII

MANFAATKAN WAKTU BERHARGA ANDA SELAMA 2 JAM
Dapatkan juga aplikasi lainnya dari Kekauatan Pikiran Bawah sadar :
• Mendidik anak dengan hypnotherapy
• Hypnosis untuk bisnis, sales, kepemimpinan
• Hypnosis kesehatan untuk terapi trauma, phobia, kebiasaan buruk
• Hypnosis untuk anti teoris, cuci otak dan bagaimana cara mengatasinya
• teknik hypnosis untuk entertaiment

PUBLIC HYPNOTERAPI PEMBEALAJARAN TERBESAR

Sabtu, 26 Mei 2012

Sesi 1 Jam 10.00-12.00 Wib

Sesi 2 Jam 14.00-16.00 Wib 

Tempat:

Di TBM-Taman Bacaan Masyarakat Blok M Mall (Belakang KFC)
Bawah Terminal Blok M

Pendaftaran:

Sms Nama Spasi No Telepon Spasi Sesi ke 08561076322

Contoh: Nara 0123456789 2


Goal Setting


Apa Goal Setting anda?

-         Mencapai target kuliah seperti program yang diinginkan.
-         Jumlah penjualan meningkat
-         Menikah tahun ini
-         Punya usaha tahun ini

Hypno Goal Setting

Menjawab kegalauan anda dalam mencapai Goal Setting atau peningkatan kemampuan menetapkan tujuan dan sasaran yang ingin anda capai.

Catat dan hadiri kegiatan ini:
Hari/tanggal      : Sabtu 20 Mei 2012
Jam                  : 9.30 – 14.00 Wib
Tempat : JDC – Jakarta Design Center, lt 6 ruang Orchid 1
                          Jl. Gatot Subroto – Slipi Jakarta Pusat
Trainer             : Asep Ridwan Cht dari HTII-Narapatih Center
Biaya                : Rp 100,000 (Seratus Ribu Rupiah) Bonus 1 CD Brainwave
Peserta             : Umum
Pendaftaran      : Leni – 08817759924 , 021-57931726

Gantungkan cita-citamu setinggi langit, sertai dengan doa dan goal setting yang benar